Minggu, 06 Januari 2019

YES OR NO?

Kata Yes or No itu ternyata memiliki makna yang unik. Walapun tampaknya begitu simpel untuk menulis atau mengucapkannya, tapi dalam situasi tertentu kata tersebut sangat penting bagi pengucapnya. Bahkan bisa menghilangkan rasa haus dan lapar. Ah, masa sih? Inilah ceritanya, ...
Sebenarnya ini adalah pengalaman pribadiku dalam suatu rute penerbangan pulang dari Dubai menuju Bandara Soekarno-Hatta, Jakarta.

Senin, 31 Desember 2018

DI BALIK HUJAN, ADA RINDU


Sore itu langit bak menangis tak henti-hentinya. Air hujan bagaikan tumpah dari langit begitu saja. 
Sesekali kilatan petir terpantul lewat jendela kaca kamarku. Sambil berselimutkan sarung, pandanganku menerobos keluar. Menembus derasnya hujan.
Anganku. Ya, anganku menemuimu di seberang sana. Di sebuah rumah berpagar bambu. Kuyakin kaupun menunggu kehadiranku walau dalam angan. Tak peduli hujan badai sekalipun. Aku dan kau tak kuasa menahan rindu.

Oh dinda lestariku, apakah kau baik-baik di sana? Getar hati ini tak mungkin kubohongi. Ada cinta yang tumbuh begitu dasyat. Mekar tersiram derasnya air hujan. Bertahan dari terpaan angin yang beranjak menuju temaram.

Rabu, 26 Desember 2018

SUKA NGINTIP? BOLEH ASAL BAYAR


Sebelumnya aku mohon maaf kalau judul tulisan ini mungkin kurang nyaman bagi sebagian pembaca. Namun walaupun demikian, mari kita teruskan membaca sampai titik kata terakhir.

Kebiasaan ngintip memang bukanlah sesuatu yang positif. Malah bisa dibilang tabu dan memalukan. Ngintip yang aku maksudkan di sini secara harfiah adalah suatu tindakan melihat sesuatu dari lubang kecil, celah-celah, semak-semak dan sebagainya sambil bersembunyi.


Minggu, 16 Desember 2018

SUATU HARI DI BARCELONA

Spanyol, memiliki banyak destinasi wisata yang memikat hati bagi para pengunjungnya. Dengan modal utama menjual keindahan alam, laut dan budayanya, membuat negera ini setiap tahun selalu ramai dikunjungi wisatawan mancanegara. Tenerife, Lanzarote, Fuerteventura, Las Palmas, La Palma, Barcelona, Palma de Majorca dan masih banyak lagi destinasi wisata lainnya.


Dari beberapa destinasi wisata andalan di Spanyol yang pernah aku kunjungi, Barcelona adalah favoriteku. Hampir setiap ada kesempatan singgah di Spanyol, aku selalu berusaha untuk bisa shore leave di Barcelona. Ada banyak moment indah yang sulit untuk dilupakan tentang tempat ini. Pantas saja di era 90-an Fariz RM pernah menuangkan keindahan dan kenangan tentang kota ini dalam lirik sebuah lagu, Barcelona.

Sabtu, 08 Desember 2018

FENOMENA MATAHARI DI TENGAH MALAM

Aku memang bukanlah satu-satunya orang yang pernah menyaksikan fenomena alam ini. Banyak orang di belahan dunia sana juga pernah menyaksikannya. Malah bagi penduduk setempat tentu saja mereka setiap hari menyaksikanya dan bukan hal yang aneh alias biasa saja. Namun di sisi lain aku yakin banyak juga yang belum mengetahuinya. Apalagi bagi mayoritas masyarakat kita yang hidup di daerah tropis, matahari pulang-pergi selalu tepat pada waktunya.

Reykjavik, Islandia. Ya, itulah nama tempatnya. Reykjavik adalah ibukota negara Islandia. Sebagai kota terbesar di Islandia, Reykjavik berpenduduk 122.853 jiwa. Dengan luas wilayah 274,5 Km2 (sumber: PBB, 2016).

Kamis, 29 November 2018

UNTUK GURUKU, PAK SOEPRATMAN

Aku persembahkan coretan ini teruntuk Bapak H. Soepratman Mas'oed. Sosok seorang guru bahasa Inggris yang telah banyak memotivasi dalam kehidupanku.

Entah mengapa setiap mendengar kata "guru," spontanitas aku teringat sosok Pak Soepratman. Padahal banyak sosok guru yang pernah  berjasa sejak aku duduk di bangku SD, SLTP dan SLTA dulu. Tapi tetap saja tidak mampu menggantikan sosoknya sekalipun beliau bukan guruku di sekolah formal. Beliau adalah guru bahasa Inggris saat aku kursus di OECC (Obvious English Conversation Course) di Subang tahun 1988. OECC merupakan salah satu lembaga kursus bahasa Inggris yang cukup terkenal di kota Subang pada saat itu.

Sosok pak Soepratman bagiku sangat kharismatik dan asyik dalam mengajar. Meskipun hanya 3 bulan aku belajar di OECC bersama beliau, namun banyak sekali ilmu yang aku dapat. Dan aku merasa dari sinilah awal pengenalanku dengan dunia luar yang terbuka secara perlahan.

Rabu, 21 November 2018

AKU NYAMBI JADI PEMULUNG DI NEGERI ORANG

Pagi itu jam weaker di kabinku menunjukkan pukul 05.15 UTC. Hari masih agak gelap. Kabut putih menyelimuti hamparan laut yang masih tertidur lelap. Tak terdengar deburan ombak yang biasanya menghantam haluan. Dari kejauhan sudah mulai terlihat kelap - kelip lampu mercusuar sebagai pertanda kapal kami semakin mendekati pesisir.



Pagi ini MV Vigilant memang mau bersandar di Den Helder. Pelabuhan ini terletak di provinsi Holland utara yang merupakan pelabuhan utama atau Home Port perusahaan "Tranship BV" sebuah perusahaan pelayaran berbendera Belanda yang bergerak di bidang jasa survey kelautan.

Setelah mendapat respon dari Otoritas Pelabuhan, seperti biasanya Bosun dibantu oleh beberapa AB sibuk berkomunikasi lewat radio genggamnya baik dengan Chief Officer, Captain ataupun pihak otoritas pelabuhan sampai kapal benar - benar docking dan clear.

MV Vigilant merupakan kapal laut terakhir tempatku bekerja dan ini merupakan satu - satunya perusahaan pelayaran di luar kapal pesiar yang turut melengkapi lembaran CV- ku. Di perusahaan ini aku menyelesaikan  5 kontrak dengan durasi 4 bulan on dan 4 bulan off. Sementara sebelumnya aku bekerja di perusahaan kapal pesiar berbendera Inggris, Jerman dan Italia yang telah membawaku malang - melintang lebih dari 15 tahun mengarungi lautan.